:: blog-nya aun ::

…blog yang biasa-biasa saja punya orang yang biasa-biasa saja…

7 Dosa Bangsa Indonesia..

Musibah Lumpur Lapindo..
Tenggelamnya KM Senopati..
Hilangnya Adam Air..
Kecelakaan KA Bengawan..
Entah musibah apa lagi yang akan menimpa bangsa ini, na’udzu billah min dzalik..
Kalo kita renungkan, apa sih dosa bangsa ini sehingga begitu banyak musibah datang bertubi-tubi? Bagi orang yang tentunya MASIH punya “akal sehat”, tentunya akan berpikir semua musibah yang terjadi tersebut pasti ada maksudnya. Tuhan gak akan “sembarangan” dan semena-mena menurunkan musibah kepada hamba-Nya.

Saya mencoba “meng-inventarisir” kira2 dosa apa saja sih yang diperbuat bangsa ini, sebetulnya banyak sekali cuma yang saya pikir sudah “keterlaluan” antara lain:

1. Pornografi & pornoaksi yang makin menggila. Kasus Playboy, pergaulan bebas, zina dimana-mana.

2. Hilangnya rasa kepedulian terhadap sesama saudara sebangsa, lebih khusus lagi
sesama muslim. Sering kita saksikan fenomena yang terjadi dalam kehidupan kita sehari2, begitu gampangnya terjadi saling sikut, saling injak, saling “hisap”, padahal jelas2 korbannya adalah saudaranya sendiri bahkan seakidah. Contohnya:
- Pungli terhadap para TKI, dll.

3. Kurafat atau fenomena kemusyrikan terjadi dimana-mana. Sebagai contoh, yang baru-baru ini terjadi saat pencarian pesawat Adam Air. Alih-alih mengurangi dosa eh malah menambah dosa yaitu dipakainya jasa paranormal alias tukang ngibul buat mencari lokasi si A Damn Air..

4. Hutang. Iya satu kata itu. Bangsa ini mungkin sudah terlalu banyak makan hutang (baca: riba) dari para “rentenir” alias penghisap darah dari luar negeri. Padahal semua juga tahu kalo riba tuh hukumnya haram…

5. Perbuatan yang halal dicerca, pelakunya dimaki2, lalu orang2 menjauhinya, dlsb. sementara yang haram malah didiamkan, pelakunya malah dielu2kan bak pahlawan. Tanpa saya sebut peristiwa dan pelakunya tentunya kita semua sudah mafhum
adanya.

6. Hukum Allah diinjak-injak, AlQuran dicerca. Salah satu contoh, tentunya kita masih ingat sekelompok anak bau kencur gak punya otak dan berIQ jongkok yang mengaku diri mereka sebagai mahasiswa sebuah perguruan tinggi Islam Negeri, mencela dan meng-obok-obok ayat2 AlQuran mengenai peristiwa yang terjadi di Zaman Nabi Luth..

7. Last but not least. Korupsi, dari kelas kakap sampai kelas teri. Gak usah dikomentari deh. Kita semua udah tahu semua.

8. Ada yang mau nambahin??

kita semua memang berdosa…. (T_T) Wallahu’alam

& Komentar »

  tukangkomentar wrote @

Tanya:
khusus nomer 2: jadi kalau yang nggak diperdulikan itu bukan sesama muslim jadi dosanya kecilan dikit, gitu to?
Nomer 4: setahu saya yang nantinya direbus di neraka itu yang meng-riba-in, bukan yang minjam (karena terpaksa). Mohon penjelasan.
5. saya nggak mafhum, siapa ya?

Di samping itu mungkin dosanya (orang) Indonesia yang bisa dihubungkan dengan hal-hal tersebut di atas cuma satu, ya? Ya yang nomer 7 itu to?
kenapa?
Mengenai Lapindo: lho, kok ijin pengeboran diberikan tanpa adanya studi lingkungan dan geografis yang betul (atau nggak ada sama sekali?). Dan kelanjutan penanganannya? Monngo ikuti saja. Kok masih debat-debat. Jelas siapa yang salah, kan? Kalau dalam hal ini saya kira mbah Kromo atau mbah Suto yang rumahnya terbenam lumpur nggak ikut urun dosa, iya kan?
Hilangnya Adam Air dan kasus KA Bengawan: kan jelas maintenance dari pesawat kurang dijalankan, tapi ijin untuk terbang kan tetap keluar. Kenapa? Bagaimana? Kita maklum, kan? Lha menurut saya paling nggak anak-anak yang ikut jatuh itu juga kan nggak urun dosa? Mengenai KA Bengawan mirip juga sebabnya, kan?

Satu lagi: kalau memang itu akibat dosa, jadi kan hukuman Tuhan, toh? Tuhan yang mana? Jangan-jangan dengan menganggap itu semua akibat dosa sudah merupakan dosa juga? Karena kita menuduh Tuhan melakukan semua itu?
Monggo:

  helgeduelbek wrote @

Dimanfaatkan blog untuk menulis hal-hal yang nyata-nyata bertentangan dengan agama, dan celakanya ada saja yang membacanya.

  wadehel wrote @

nambahin:

#Pengingkaran pada kebhinekaan yang merupakan sunatullah, orang-orang sok tau rajin memaksakan keseragaman.

#Merendahkan kemanusiaan dengan perda-perda ga penting dan konyol .

#Memecahbelah anak bangsa air dengan menggunakan agama, udah seenaknya impor dari luar, dateng kesini nyombong dan memecah belah.

#Menginjak-injak budaya sendiri, impor budaya dan agama lalu mengaplikasikan secara mentah-mentah, sambil mengujat bahwa leluhur sendiri primitif.

#Impor budaya sok bener sendiri, dikit-dikit ngecap kafir, bunuh yang tak seiman, bela yang seiman meski bejat dan jahat.

#Malas pake otak, semua-semua manut pemahaman ulama.

#YANG PALING PARAH: MERENDAHKAN PEREMPUAN DENGAN BERBAGAI PEMBENARAN.

Jangan-jangan karena itu ibu pertiwi mencak-mencak.

  Arif Kurniawan wrote @

ikut menambahkan:

- Pura-pura pinter lalu berkata/menulis HOAX, memasyarakatkan kebodohan.

- Ga pernah sedekah senyum.

:)

  tukangkomentar wrote @

Eh, karena yang punya nggak nongol-nongol saya wakili mngomen komen-komennya deh:
@tukangkomentar :
pokoknya …..
@helgeduelbek:
ya! Pokoknya, deh ….
@wadehel:
apalagi ini, pokoknya pokoknya dah!!! Awas lho kalau mbantah!
@Arif Kurniawan:
Pookkoookkknyaaa!

  erander wrote @

Ikutan ah. Cuma sering bingung aja neh. Setiap ada musibah. Pasti dikait2kan. Kalo memang itu benar. Kok, negara2 yang lebih parah dosanya dari Indonesia bahkan “di cap kafir segala” .. malah aman2 tuh. Ga ada flu burung. Ga ada korban jiwa yang besar atau kerugian yang besar (bencana sih pasti ada lah, cuma mereka sudah canggih).

Jadi. Jangan2an. Mereka lebih benar agamanya. Buktinya disana ada Playboy, ada pusat judi. Disana sex bebas. So .. please, tolong kasih jawabannya ya.

  Luthfi wrote @

:-)

  joesatch wrote @

*numpang mrenges…* :D


Komentar Anda

HTML-Tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>